KOMPAS.TV - Amerika Serikat resmi menarik tim negosiasinya dari perundingan gencatan senjata di Gaza.
Kamis (24/07/2025) waktu Qatar, utusan Amerika Serikat untuk Timur Tengah menilai Hamas gagal menunjukkan itikad baik mengakhiri konflik di Jalur Gaza selama 22 bulan belakangan.
Sementara itu, warga Gaza dilanda kelaparan akibat sulit mengakses bantuan relawan, di tengah militer Israel yang terus menggempur area tersebut.
Sejumlah anak-anak mengalami malnutrisi atau gizi buruk.
Tak sedikit warga Gaza yang meninggal karena kelaparan. Bahkan ironisnya, sejumlah warga Gaza tewas akibat serangan Israel saat tengah mengantre bantuan.
Lebih dalam terkait kondisi Gaza saat gencatan senjata dicabut, simak dialog KompasTV bersama relawan MER-C Indonesia, Dokter Reyfal Khaidar, dan pengamat Timur Tengah, Hasibullah Satrawi.
Baca Juga Situasi Terkini Konflik Thailand-Kamboja: 14 Orang Tewas, Warga Ketakutan! | BERUT di https://www.kompas.tv/internasional/607504/situasi-terkini-konflik-thailand-kamboja-14-orang-tewas-warga-ketakutan-berut
#gaza #israel #kondisigaza #seranganisrael
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/607505/full-relawan-mer-c-ungkap-kondisi-terkini-di-gaza-nestapa-warga-di-tengah-kelaparan-sapa-malam